JAKARTA, BOLA NEWS – Nama John Herdman mendadak ramai diperbincangkan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Pelatih asal Inggris ini disebut-sebut masuk dalam radar PSSI untuk peran strategis di Timnas Indonesia, entah sebagai pelatih kepala di masa depan atau Direktur Teknik.
Bagi yang belum familiar, Herdman bukanlah nama sembarangan. Ia adalah sosok yang bertanggung jawab atas "Ledakan Prestasi" sepak bola Kanada dalam satu dekade terakhir. Lantas, mengapa ia dinilai sebagai sosok yang sangat ideal untuk menangani atau membantu perkembangan Skuad Garuda? Berikut analisisnya.
1. Spesialis Membangun Tim dari Nol (Builder)
Herdman bukan tipe pelatih yang hanya terima jadi. Ia adalah seorang arsitek. Rekam jejaknya bersama Timnas Kanada (baik tim wanita maupun pria) adalah bukti nyata. Ia berhasil membawa Timnas Wanita Kanada meraih medali perunggu Olimpiade dua kali berturut-turut.
Lebih gila lagi, saat pindah menangani Timnas Pria Kanada, ia mengubah tim yang tadinya "tidak dianggap" di zona CONCACAF menjadi juara kualifikasi dan lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian 36 tahun. Mentalitas "Builder" inilah yang sangat dibutuhkan Indonesia untuk jangka panjang.
2. Pendekatan Modern & Fleksibilitas Taktik
Sepak bola Herdman adalah sepak bola modern. Ia menyukai permainan intensitas tinggi, pressing ketat, dan transisi cepat. Gaya ini sangat mirip dengan karakteristik pemain Indonesia yang memiliki kecepatan di sayap.
"Herdman adalah motivator ulung. Dia bisa membuat pemain biasa merasa seperti superstar. Dia juga sangat detail soal data dan sport science," ungkap salah satu jurnalis olahraga Kanada.
IKLAN SPONSOR
3. Pengalaman Menangani Pemain Diaspora
Ini poin yang sangat relevan. Skuad Kanada di bawah Herdman banyak diisi oleh pemain keturunan (diaspora) dan imigran, seperti Alphonso Davies dan Jonathan David. Herdman sukses menyatukan mereka menjadi satu kesatuan yang solid tanpa ada kesenjangan dengan pemain lokal.
Mengingat Timnas Indonesia saat ini juga sedang gencar melakukan naturalisasi pemain Grade A Eropa (seperti Kevin Diks dan Ole Romeny), pengalaman Herdman dalam memanajemen ruang ganti yang "beragam" akan menjadi aset yang sangat berharga.
Kesimpulan
Jika PSSI benar-benar serius mendatangkan John Herdman, ini akan menjadi investasi besar bagi sepak bola Indonesia. Entah menggantikan Shin Tae-yong suatu saat nanti atau bekerja sama dengannya, filosofi sepak bola Herdman adalah apa yang dibutuhkan Garuda untuk terbang lebih tinggi di level Asia dan Dunia.
