AFF Resmi Putuskan Thailand dan Vietnam Tak Bersalah, Ini Respons PSSI


Laga yang berlangsung di Stadion Madya, Jakarta, pada 10 Juli lalu itu memang sempat menjadi perbincangan.

Pada laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 tersebut, PSSI mencium adanya praktek pengaturan skor.

PSSI menganggap laga ini dinilai tidak berjalan fairplay.

Khususnya ketika laga memasuki 15 menit terakhir di mana kedua tim terkesan ogah-ogahan untuk melakukan serangan.

Timnas U-19 Vietnam hanya memainkan umpan-umpan pendek saja di area pertahanan mereka ketika kedudukan imbang 1-1.

Sementara Timnas U-19 Thailand juga terlihat bermain aman dengan tidak berani mengejar bola yang sedang dikuasai oleh Vietnam.

Intinya, PSSI menilai Vietnam dan Thailand sengaja bermain imbang 1-1 untuk menyingkirkan Timnas U-19 Indonesia.

Oleh karena itu, PSSI kemudian mengambil langkah untuk mengajukan surat protes ke AFF soal dugaan match fixing pada 13 Juli.

Dalam surat tersebut, PSSI ingin meminta AFF melakukan investigasi apakah laga itu berjalan fairplay atau tidak.

Setelah menunggu selama lebih dari dua pekan, AFF akhirnya membalas surat protes yang dilayangkan PSSI.

Dalam surat balasannya, disampaikan bahwa AFF menunjuk Sports Radar untuk melihat adanya indikasi kecurangan dalam pertandingan.

AFF juga menghadirkan ahli analisa teknis untuk memberikan masukan dan mempelajari laporan pengawas dan perangkat pertandingan.

Tak hanya itu, AFF juga meminta masukan dari Ketua Komite Hukum AFF yang juga merupakan Ketua Komite Disiplin (Komdis) AFC.

Berdasarkan semua masukan tersebut, AFF akhirnya menyimpulkan bahwa tidak ada indikasi kecurangan di laga Vietnam versus Thailand.

Menurut AFF, tidak ada peraturan yang dilanggar dalam pertandingan 12 menit terakhir antara Vietnam dan Thailand.

Usai menerima balasan AFF, PSSI pun berterima kasih dan menerima apapun keputusan yang telah dibuat.

"Kami berterima kasih kepada AFF karena sudah merespons surat resmi dari PSSI," kata Manager Tim Nasional Endri Erawan.

"Setelah adanya surat resmi dari AFF itu, kami (PSSI) menerima keputusan itu."

"Pada dasarnya surat itu hanya ingin mempertanyakan apakah laga itu berjalan fairplay atau tidak."

"Kini semua sudah jelas dan tidak ada masalah lagi," tambahnya.