Eks PSIS Semarang, Timnas Indonesia membuat sensasi lemparan jauhnya yang menjadi assist bagi Dendy Sulistyawan pada laga Timnas Indonesia kontra Filipina dan matchday terakhir grup A Piala AFF2022, Senin, (2/1/2022).

Timnas Indonesia menjalani pamungkas di fase grup AFF melawan Filipina di Stadion Rizal Memorial Manila. Pasukan garuda dituntut menang atau minimal seri untuk mengamankan tiket babak semifinal.

Pasukan Shin Tae-yong menargetkan banyak gol saat jumpa Filipina untuk menjaga asa keluar sebagai juara grup. Namun di akhir laga, Marc Klok CS hanya mampu menang tipis 2-1.

Lagi-lagi, mantan pemain PSIS Semarang, Pratama Arhan membuat sensi dengan lemparan yang turut menjadi kontribusi atas lahirnya gol pertama Indonesia yang dicetak Dendy di menit 20.


Lemparan Pratama Arhan mampu disundul dengan baik oleh Dendy hingga berujung gol. Jelang babak pertama selesai. Timnas Indonesia menambah gol lagi melalui kaki Marselino Ferdinan pada menit ke-42.

Namun sayang tak ada tambahan gol bagi Timnas di babak kedua, justru asuhan Shin Tae yong tersebut dibobol jelang bubaran.

Akan tetapi skor 2-1 berakhir hingga peluit panjang dibunyikan. Indonesia pastikan satu tempat di semifinal dengan status runner up grup di bawah Thailand.

Di sisi lain, bekas klub Pratama Arhan di bursa transfer kali putaran pertama liga 1 kali ini juga membuat kejutan. Mahesa Jenar mendatangkan pemain berlabel Timnas Indonesia, Adu Satio.

Penjaga gawang didikan Shin Tae yong tersebut secara resmi diumumkan PSIS Semarang melalui laman resmi klub.


“Adi Satryo kami rekrut untuk menambah kekuatan di pos penjaga gawang,” jelas CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.

Sosok Adi Satryo memang, belakangan ini menjadi langganan Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae yong. Tak heran jika PSIS Semarang melirik mantan penjaga gawang Persik Kediri tersebut.***


denpasar.suara.com