PSSI Gabung EAFF, Status Timnas Indonesia Jadi Tim Medioker di Peringkat 6


Kabar PSSI akan bergabung ke Federasi Sepak Bola Asia Timur (EFF) dan meninggalkan Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) menjadi perbincangan hangat. Namun, andaikan PSSI benar bergabung ke EAFF apakah bisa bersaing?.

Saat ini EFF dihuni oleh 10 anggota. Anggota federasi itu akan menjadi 11 negara jika PSSI pada akhirnya benar-benar memutuskan bergabung.

Sebanyak 10 anggota yang sudah bergabung bersama EAFF, yakni Taiwan, China, Guam, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, Makau, Mongolia, dan Kepulauan Mariana Utara.

Anggota-anggota EAFF cukup banyak yang memiliki peringkat FIFA atau dunia lebih baik ketimbang Indonesia. Hal itu bisa menjadi tantangan untuk PSSI.

Berdasarkan peringkat FIFA per Juni 2022, Indonesia bertengger di posisi ke-155. Peringkat itu dalam kategori sepak bola putra.

Catatan itu membuat Indonesia berada di posisi keenam jika bergabung di EAFF. Inilah lima besar peringkat anggota EAFF di atas Indonesia, yakni Jepang (24), Korea Selatan (28), China (78), Korea Utara (112), dan Hong Kong (145).

Sementara itu, ada lima negara yang peringkat FIFA-nya berada di bawah Indonesia. Lima negara itu, yakni Taiwan (157), Makau (182), Mongolia (184), Guam (205), dan Kepulauan Mariana (tidak memiliki peringkat)

Rumor PSSI pindah ke EAFF muncul saat Timnas Indonesia U-19 gagal pada Piala AFF U-19. Hal itu karena tim asuhan Shin Tae-yong kalah head to head dari Vietnam dan Thailand.

Netizen Indonesia menilai adanya main mata dalam lawan Vietnam dan Thailand yang berakhir dengan skor 1-1. Skor akhir itu membuat Timnas Indonesia U-19 tidak bisa melaju ke babak semifinal meski mengumpulkan poin 11 seperti dua negara itu.

Alhasil, Netizen Indonesia mendesak PSSI keluar dari AFF dan pindah ke EAFF. Hal itu berlandaskan kekecewaan pada Piala U-19.

PSSI pun sudah mengirim nota protes PSSI ke AFF. Namun, dikabarkan belum mendapatkan respons.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan sudah berkomunikasi dengan EAFF dan mendapat tanggapan positif. Akan tetapi, PSSI masih melakukan kajian lebih dahulu sebelum mengambil keputusan bergabung ke EAFF atau tetap bersama AFF.

22 Komentar

  1. Saran saya indonesia gabung aja ke eaff
    Karena si situ di huni oleh tim langganan pildun seperti jepang dan korsel...
    Saya rasa indonesia sangat bisa bersaing di eaff,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Di Asean hanya jadi bulan-bulan sabun Malaysia, Vietnam dan Thailand.

      Hapus
    2. Saya takutanya jadi team penggembira saya

      Hapus
    3. AFF sj blm mampu bersaing..nanti malah jd team pelengkap..buang2 anggaran sj..

      Hapus
  2. Klau Indonesia tetap bertahan di AFF maka Indonesia TDK akan mengalami kemajuan....tapi jika bergabung dgn EAFF sepakbola Indonesia bisa berkembang & bersaing dgn yg lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar Sekali👍

      Hapus
    2. Betullll....sekali....kalau mau maju sepak bola indonesia ya ke EAFF

      Hapus
  3. Naik tingkat ke level lebih tinggi

    BalasHapus
  4. Jika mau ada kemajuan maka bergabung lah dengan negara yang sudah maju sepakbolanya. Pasti ada positif nya koq.

    BalasHapus
  5. Jadi Indikator saja, Kuwait aja bisa di kalahkan. 🥰

    BalasHapus
  6. Maunya netizen iya gabung ke EAFF, maunya PSSI tetap di AFF.

    BalasHapus
  7. Di AFF sj blm mampu bersaing mau gabung di EAFF..aneh salahkan head to head harusnya mampu menang..

    BalasHapus
  8. Kalo takut bersaing di EAFF, bentuk sendiri group TARKAM & masukin Timnas....biar juara terus.

    BalasHapus
  9. lebih baik jd medioker tp punya persaingan yang ketat. selama ini TImnas minim prestasi di AFF, sekalipun masuk final selalu kandas, ini tidak lepas dari mafia bola yang sangat kental di asia tenggara, alhasil juaranya yang pegang kekuasaan, naasnya di pengurusan PSSI masih membutuhkan dana segar buat bagi-bagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali, kalau di AFF banyak banget mafia, para mafia maunya tetap di AFF biar mareka bisa dapat uang, sedangkan kalau di EAFF disana kayaknya gak bisa main sabun jadi mafia gak bisa dapat duit

      Hapus
  10. Dengan bergabung di EAFF, PSSI dan TIMNAS akan selalu termotivasi dan tertantang untuk menjadi lebih baik lagi di masa2 yang akan datang. Karena secara kualitas, Tim-Tim yang ada di EAFF merupakan langganan Piala Dunia. Bravo PSSI, Bravo TIMNAS!!!

    BalasHapus
  11. Klo mau maju berteman sama teman yg lebih dari kita kalau levelnya sama ya g akan naik2 level..ky pesan nya james kwee

    BalasHapus
  12. Kita negara besar,harga diri diatas segalanya,eaff tantangannya,kenapa harus takut,apalagi pelatihnya luarbiasa utktimnas kita,,bkm hal baru timnas kita ketemu sama tim2 besar,teknik.mental,akan terasah..aku megsupport utk ke eaff,bravo timnasku indonesia....

    BalasHapus
  13. Harus optimis... klu tdk mencoba kapan bisa berkembang.. siapa tau di EAFF timnas indonesia bisa lebih baik lagi..secara tdk langsung dapat menguatkan mental,dan dapat memetik pelajaran berharga dari tim tim yg peringkat fifa nya di atas timnas indonesia.

    BalasHapus
  14. Lebih baik jadi ikan besar di laut, daripada jadi ikan kecil di kolam.

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama