Maroko 'Si Pembunuh Spanyol' Pernah Digebuk Timnas Indonesia


Maroko pernah dikalahkan Timnas Indonesia di ISG 2013. (REUTERS/BERNADETT SZABO)
Jakarta, CNN Indonesia -- 

Indonesia pernah punya kenangan indah lawan Maroko yang baru saja sukses menyingkirkan Spanyol di piala dunia 2022.

Maroko dipastikan lolos perempat final setelah sukses menaklukkan Spanyol lewat drama adu penalti yang berakhir 3-0 di Stadion Education City, Selasa (6/12).

Sebanyak tiga dari empat penendang The Atlas Lions sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Mereka adalah Abdelhamid Sabiri, Hakim Ziyech dan Achraf Hakimi.


Kemenangan atas Spanyol jadi sejarah bagi sepak bola Maroko. Untuk kali pertama negara mereka berhasil lolos ke perempat final turnamen sepak bola akbar tersebut.Sementara itu, kiper Yassine Bono jadi pahlawan Maroko dengan menggagalkan tembakan penalti Pablo Sarabia, Carlos Soler, dan Sergio Busquets.

Maroko sendiri pernah kalah 0-1 dari Timnas Indonesia U-23 pada 2013 silam. Satu-satunya gol timnas Indonesia dalam pertandingan tersebut dicetak Fandi Eko Utomo pada menit ke-58.

Kemenangan itu terjadi pada babak penyisihan Grup B Islamic Solidarity Games (ISG) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang pada 29 September.

Indonesia ternyata kembali menghadapi Maroko di final ISG 2013. Sayang, pasukan Garuda Muda dipaksa menyerah 1-2 dari Maroko pada pertemuan jilid kedua di Jakabaring.

Setidaknya dua pertandingan lawan Maroko di ISG 2013 cukup melekat dengan Indonesia. Apalagi tim Afrika Utara tersebut kini melaju ke perempat final Piala Dunia 2022 usai mengalahkan salah satu raksasa Eropa, Spanyol.

Selain itu, salah satu pemain Maroko di ISG Badr Benoun juga ikut terlibat di skuad Maroko yang sukses menyingkirkan Tim Matador di babak 16 besar.



cnnindonesia.com