Park Hang-seo Angkat Tangan, Nguyen Quang Hai Harus Usaha Sendiri Jika Ingin Bela Vietnam di Piala AFF 2022


Park Hang-seo tak bisa ikut campur soal nasib Nguyen Quang Hai di Pau FC, Ligue 2 Perancis bentrok jadwal dengan Piala AFF 2022.

Park Hang-seo tak memaksakan kehendak untuk meminta Nguyen Quang Hai bermain di Piala AFF 2022 saat ia perlu membuktikan diri di Pau FC.

Nguyen Quang Hai saat ini bermain bagi Pau FC, dengan menorehkan tujuh penampilan di Ligue 2 Perancis, lima di antaranya sebagai pengganti.

Setidaknya terdapat dua alasan mengapa Nguyen Quang Hai hampir pasti tak akan bermain di Piala AFF 2022.

Alasan pertama, Ligue 2 Perancis tetap bergulir saat Piala AFF 2022 bergulir pada Desember hingga Januari mendatang.

Lantaran Piala AFF 2022 bukan turnamen yang masuk kalender FIFA, pihak Pau FC tak berkewajiban melepas Quang Hai ke timnas Vietnam.

Alasan kedua, Quang Hai belum memantapkan diri sebagai langganan starter di klub papan bawah Ligue 2 Perancis itu.

Apabila Quang Hai "menghilang" selama dua bulan di tengah musim, ia bakal makin kesulitan bersaing dengan para pemain berkualitas di kasta kedua Perancis.

Bahkan Park Hangp-seo pun sudah bersiap-siap bakal menyiapkan timnya tanpa Quang Hai di ajang terbesar Asia Tenggara mendatang.

"Quang Hai bermain di Perancis dan butuh banyak waktu untuk beradaptasi di tempatnya bekerja," terang pelatih asal Korea Selatan itu di Zingnews (20/9/2022).

"Piala AFF belum diakui di sistem FIFA, (jadi) VFF dan saya tidak bisa mempengaruhi mereka (Pau FC) untuk melepas pemain," sambungnya.

Ligue 2 Perancis memulai paruh kedua pada 26 Desember, sedangkan Piala AFF 2022 digelar pada 20 Desember hingga 16 Januari.

Usaha terakhir yang bisa dilakukan adalah Quang Hai sendiri yang bakal minta dilepas oleh klubnya.


Bintang timnas Vietnam, Nguyen Quang Hai resmi gabung klub Prancis, Pau FC.

"Dia punya hasrat bermain di Piala AFF," ungkap Park Hang-seo.

"Quang Hai sendiri akan meyakinkan klub agar bisa dilepas ke kompetisi, bermain untuk Vietnam di Piala AFF 2022," tandasnya.

Namun klub Eropa dikenal tegas terkait pelepasan pemain ke tim nasional, seperti yang menimpa Egy Maulana Vikri pada Piala AFF 2020 silam.

Saat itu, Egy harus melewatkan fase grup dan baru bermain di babak semifinal untuk timnas Indonesia karena tak dilepas oleh FK Senica.

Park Hang-seo lebih memilih menyiapkan pengganti Quang Hai ketimbang bergantung pada pemain andalannya.

"Tanpa Quang Hai, tentu saja akan mempengaruhi kekuatan tim," tuturnya.

"Namun tanpa pemain itu, akan ada orang lain, akan ada pengganti," tandasnya.