Timnas Indonesia U-19 Bantai Filipina, Vietnam dan Thailand Resah


Pembantaian yang dilakukan oleh Timnas Indonesia U-19 kepada Filipina diyakini membuat Vietnam dan Thailand resah.

Berstatus sebagai tuan rumah Piala AFF U-19 2022, Timnas Indonesia U-19 tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa melangkah lebih jauh pada ajang sepak bola terakbar di ASEAN tersebut.

Hal itu dibuktikan saat Skuad Garuda Nusantara bersua dengan Filipina dalam laga keempat grup A Piala AFF U-19 2022.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (8/7) anak asuh Shin Tae Yong berhasil menang telak dengan skor 5-1.

Dalam laga tersebut, striker Rabbani Taslim mencetak hattrick (14', 40', 50'). Sedangkan dua gol lainnya dicetak oleh Alfriyan Nico (27') dan Fachrezi Razza (70').

Kemenangan itu membuat Timnas Indonesia U-19 berhasil naik ke peringkat ketiga menggeser Myanmar, dengan meraih delapan poin dari empat laga yang telah dilakoni dan menambah agresivitas gol menjadi +11.

Tak hanya itu saja, kemenangan tersebut juga membuat peluang Timnas Indonesia U-19 lolos ke babak semifinal semakin besar.

Pasalnya, Timnas Indonesia U-19 hanya membutuhkan kemenangan saja saat melawan Myanmar di laga terakhir grup A Piala AFF U-19 pada Minggu (10/7) besok.

Di sisi lain, dua tim yang berada di puncak klasemen yakni Vietnam dan Thailand dibuat resah dengan pembantaian yang dilakukan Timnas U-19 kepada Filipina. Mengapa?

Itu karena posisi Vietnam dan Thailand yang masih tidak aman dari kejaran Skuad Garuda Nusantara di klasemen grup A.

Saat ini, Vietnam berada di puncak klasemen grup A Piala AFF U-19 2022 dengan 10 poin dan agresivitas gol mencapai +9.

Sedangkan Thailand di posisi kedua dengan poin yang sama tapi kalah agresivitas gol (+6).

Pada laga terakhir grup A Piala AFF U-19 2022, Vietnam dan Thailand harus saling mengalahkan satu sama lain agar bisa lolos ke babak semifinal, dan tidak boleh imbang.

Jika kedua tim bermain imbang dan Timnas U-19 menang melawan Myanmar, maka Thailand dipastikan gagal lolos ke babak semifinal karena agresivitas gol.

Pasalnya, Thailand saat ini memiliki jumlah agresivitas gol (+6) yang lebih rendah dari Timnas Indonesia U-19 (+11).

Sedangkan jika Thailand berhasil mengalahkan Vietnam dan Timnas U-19 mengalahkan Myanmar, maka skuad Dinh The Nam akan tergeser oleh pasukan Shin Tae Yong.

Hal itu terjadi karena agresivitas gol Vietnam akan berkurang, dan kalah jumlahnya dari yang dimiliki Timnas U-19.

Timnas Indonesia U-19 sendiri memiliki head to head yang imbang dengan Thailand dan Vietnam, yakni sama-sama berakhir 0-0. Sehingga, penentuan lolos ke babak semifinal dari grup A akan dihitung berdasarkan agresivitas gol.(*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama