Begini Aksi Gol Kelas Dunia Asnawi Mangkualam Mampu Bikin Pelatih Lawan Kesal, Selalu Jadi Sorotan Di Korea Selatan

Begini Aksi Gol Asnawi Mangkualam Mampu Bikin Pelatih Lawan Kesal Kena Mental, Selalu Jadi Sorotan Di Korea Selatan (Foto : tangkapan layar Youtube STAR TIMNAS)

Salah satu pemain Timnas Indonesia yang selalu menuai sorotan adalah Asnawi Mangkualam.

Karena dirinya telah 2 musim menempa karirnya di Korea Selatan, dengan membela klub Ansan Greneers.

Ansan Greneers merupakan salah satu klub yang berada di kompetisi Liga 2 Korea Selatan.


Perjalanan karir Asnawi Mangkualam di Ansan Greneers terbilang sukses, karena dirinya telah dipercaya menjadi tim utama oleh pelatihnya.

Hal itu dibuktikan dengan penampilan apiknya di atas lapangan dan capaiannya sangat luar biasa.

Bahkan aksi Asnawi Mangkualam kerap kali membuat kesal salah satu pelatih klub yang menjadi lawannya.

Dikutip Bondowoso Network dari kanal Youtube STAR TIMNAS, berikut aksi Asnawi Mangkualam mampu membuat pelatih Jeongnam Dragons FC kena mental.Pasalnya dalam laga tersebut Asnawi Mangkualam berhasil merobek gawang lawan, Jeongnam Dragons FC.

Dalam laga lanjutan K-League2 itu Asnawi berhasil bawa Ansan Greneers menang telak 3-0 atas Jeongnam Dragons FC.

Waktu itu Asnawi Mangkualam berhasil menyumbangkan gol ke gawang Jeongnam Dragons FC.

Gol Asnawi Mangkualam itu terjadi pada menit ke-59. Sehingga gol pemain Timnas Indonesia itu berhasil mengangkat semangat rekannya.


Pada saat melawan Jeongnam Dragons FC, Asnawi diturunkan sebagai starter hingga 90 menit pertandingan.

Setelah gol Asnawi Mangkualam terjadi, membuat semakin percaya diri rekannya dan terbukti 1 gol setelahnya, 2 gol tambahan dibuat oleh Thiago Enrique.

Aksi Asnawi Mangkualam membuat pelatih Jeongnam Dragon kesal, karena gawangnya dibobol oleh pemain Timnas Indonesia itu.

"Kebobolan gol pertama merupakan bagian paling mengecewakan bagi Jeongnam Dragons FC. Karena banyak cara membuat pemain lengah dalam satu serangan tersebut," ucap pelatih Jeongnam Dragons FC.

Selain itu ternyata pelatih lawan menilai bahwa Ansan Greneers mampu mendominasi di babak pertama.

"Saya kehilangan ketenangan setelah kebobolan di babak kedua," ujar Lee Jwang-kan.

Dalam laga itu, terhitung Jeongnam lebih tinggi dalam penguasaan bola daripada antar dunia.


"Ini adalah masalah besar. Kami tidak mampu mencetak gol di banyak kesempatan pada babak pertama. Sepertinya kami kurang detail untuk penyelesaian akhir di depan gawang," ungkapnya.


Sebelumnya pelatih Jeongnam Dragons FC itu, telah menyiapkan timnya dengan baik saat memanfaatkan situasi bola mati.

"Tetapi masih ada sebagian di mana saya tidak bisa 100 persen mengerti," terangnya.


bondowoso.jatimnetwork.com