STY Kantongi Nama-nama Pemain Keturunan untuk Timnas Indonesia, PSSI: Harus Final pada Agustus

PSSI mengungkapkan pelatih timnas U-19 Indonesia Shin Tae-yong telah mengantongi daftar nama pemain keturunan yang jadi bidikannya.

Daftar tersebut paling lama harus diserahkan Shin Tae-yong ke PSSI paling lama Agustus 2022.

Diketahui, pemain keturunan tersebut adalah untuk timnas U-19 Indonesia bisa lebih kuat saat tampil di Piala Dunia U-20 2023.


Seluruh pemain Timnas U-19 Indonesia berkeliling lapangan menyapa para pendukung usai berhasil mengalahkan Brunei pada laga kedua Piala AFF U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (4/7/2022). Hingga wasit meniup pluit panjang Indonesia berhasil unggul 7-0 dari Brunei. (Tribunnews/Jeprima)

"Saat ini sudah ada beberapa pemain keturunan yang menjadi bidikan Shin Tae-yong," tulis rilis resmi PSSI yang dilihat BolaSport.com, Rabu (20/7/2022).

"Terkait naturalisasi ini, PSSI meminta nama calon pemain keturunan harus sudah final pada Agustus 2022."

"Sebab, tiga pemain yang sudah ikut pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia dinilai Shin Tae-yong tidak layak."

Namun belum pasti siapa nama-nama yang telah dikantongi Shin Tae-yong.

Sebelumnya ada pemain keturunan Indonesia Belanda yang sempat berlatih bersama Garuda Nusantara.

Ketiga pemain tersebut adalah Jim Croque, Kai Boham, dan Max Christoffel.

Ketiga pemain itu sempat berlatih bersama timnas U-19 Indonesia di Prancis ketika tampil di Toulon Tournament 2022.

Mereka juga ikut berlatih bersama timnas U-19 Indonesia untuk tampil di Piala AFF U-19 2022.

Shin Tae-yong tampak kurang puas dengan penampilan ketiga pemain keturunan tersebut.

Juru taktik asal Korea Selatan itu pun meminta ketiga pemain tersebut untuk kembali ke Belanda.

TC di Belanda Sambil 'Berburu' Pemain Keturunan

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan juga mengatakan bahwa Shin Tae-yong mengusulkan agar timnas U-19 Indonesia menggelar pemusatan latihan atau training centre (TC) di Belanda.

Belanda dipilih sebagai lokasi TC agar sekaligus bisa untuk mencari pemain keturunan.

"Di Belanda banyak pemain yang memiliki darah Indonesia."

"Akan lebih mudah kami melakukan TC di Belanda ketimbang negara lainnya."

"Sebab kami bisa melihat langsung pemain yang kami inginkan," ucap Mochamad Iriawan.

2 Masalah Utama timnas U-19 Indonesia

Pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong mengungkapkan jika skuadnya memiliki dua masalah utama.

Pertama yakni terkait postur tubuh.

Menurut Shin Tae-yong, para pemain timnas U-19 Indonesia memiliki skill bagus.

Tetapi postur tubuh pemain kurang tinggi.

Hal ini menjadi krusial karena timnas U-19 Indonesia disiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023 yang mana tentu akan menghadapi tim-tim yang memiliki pemain berpostur tinggi.

Lebih lanjut, Shin Tae-yong menyebut jika masalah ini bisa diselesaikan dengan cara menaturalisasi pemain.

Bahkan pelatih asal Korea Selatan itu menilai program naturalisasi wajib dilakukan.

"Khusus untuk tim U-19 Indonesia membutuhkan pemain baru termasuk program naturalisasi, ini harus dilakukan karena persaingan di Piala Dunia U-20 akan berjalan keras, ketat, dan berat sehingga dibutuhkan pemain yang benar-benar siap dari sisi apapun," kata Shin Tae-yong, dilansir BolaSport.com dari laman resmi PSSI.

"Skill juga bagus, tetapi tingginya kurang."

"Saat tampil di Piala Dunia U-20 kita akan menghadapi tim dengan postur tinggi-tinggi dan kekar, jadi tentu di tim ini butuh pemain baru termasuk pemain naturalisasi," tuturnya.

Sementara itu, masalah kedua adalah terkait mental.

Khusus untuk masalah mental, Shin Tae-yong menilai anak asuhnya kurang percaya diri ketika melawan tim besar.

Contoh nyatanya yakni di Piala AFF U-19 2022 beberapa waktu lalu.

Saat melawan Vietnam dan Thailand, Marselino Ferdinan dkk tak bisa menunjukan performa terbaiknya.

Padahal selain dua tim di atas, timnas U-19 Indonesia mampu menaklukan tim lainnya dengan skor telak.

Hanya saja kabar baik diberikan Shin Tae-yong untuk masalah ini.

Shin Tae-yong berpendapat mental para pemainnya mulai membaik.

Namun progres tersebut masih harus dibuktikan ketika melawan tim besar.

"Saya harus akui percaya diri tim kurang pada awalnya termasuk mental khususnya menghadapi tim-tim besar," ucap Shin Tae-yong.

"Tetapi perlahan pemain mulai bisa mengatasi masalah ini."

"Anda lihat di Piala AFF, mental itu mulai bisa teratasi dan itu harus dipertahankan saat menghadapi tim besar," ujarnya. (*)